Memaafkan

Topik: 

mbak saya mau bertanya, bagaimana agar kita bisa memaafkan sifat orang lain dan agar tidak ada dendam jika bertemu dengan orang tersebut jika dikemudian Hari.

Terima kasih.

-K, 21 tahun-

Jawaban kami:

Jika kita berbicara tentang sifat, tentunya kita bicara tentang perbedaan, bahwa kita berbeda dengan mereka dan mereka berbeda dengan kita. Perbedaan itu yang membuat kita merasa ada sifat orang lain yang kurang sesuai dengan kita. 

Langkah pertama adalah sadari bahwa setiap orang berbeda. Ketika bertemu hal yang tidak menyenangkan dari orang tersebut, ingat selalu bahwa bisa jadi orang tersebut
bertindak demikian karena suatu sebab. Kita setidaknya menarik nafas sejenak menenangkan diri dan berkata bahwa ya memang dia berbeda dengan kita. Saat kita bisa menerima perbedaan tersebut barulah kita bisa memaafkan.

Memaafkan berbeda dengan melupakan. Ketika kita memaafkan bisa jadi kita masih mengingatnya. Hanya saja ketika kita sudah memaafkan saat kita mengingat hal yang tidak menyenangkan tersebut maka kita tidak akan merasa sakit hati lagi. Saat kita bisa tertawa mengingatnya maka di saat itu lah kita bisa memaafkan.

Langkah berikutnya adalah merupakan respon kita terhadap hal yang tidak menyenangkan tersebut. Jika selama ini kita merasa sakit hati dengan sifatnya, sekarang tiap kali kita ingat, ingatlah itu sebagai suatu hal yang patut ditertawakan saja. Ingat bahwa merasa sakit hati terhadap hal tersebut adalah hal yang percuma. Bahwa orang tersebut
tetap saja tidak akan menyadari kita merasa sakit hati terhadapnya. Percuma jika kita harus berlarut mengingat apalagi mendendam. Rasa kesal dan dendam hanya akan menghabiskan energi kita. Jadi sebaiknya kita mengingat hal menyenangkan saja dari orang tersebut.

Jika ada hal yang kurang disukai maka sampaikanlah secara baik. Apalagi jika orang tersebut adalah teman/sahabat/pasangan Anda. Sampaikanlah dengan nada bercanda, misalnya: "Aku ga suka Lho kamu begitu tadi". Sampaikanlah di waktu yang tepat dan dalam kondisi emosi yang tenang.

 

Salam,

Psikologi Kita

Kategori: 

Komentar

Bagaimana cara memaafkan saudara yg sering memfitnah dan membuat tidak nyaman; adik adikku yg kubesarkan dan kusayangi hingga dewasa dari bayi segala kebutuhan aku yg penuhi,sekarang sdh dewasa,merasa baik fisik dan ekonominya sdh mapan,sering memfitnah,sehingga ibundaku marah tdk bertemu dgku ,seakan akan aku ini anak durhaka,sehingga aku tersisih ( adik adiku merasa iri dg nikmat yg aku miliki )terima kasih

Avatar Nurindah Fitria

Dear Tri,

Salah satu cara untuk menyegerakan memaafkan sesuatu/seseorang adalah dengan mengikhlaskan bahwa hal itu terjadi dan tidak mempertanyakan kembali mengapa hal itu dapat terjadi. Jika masih ada rasa penasaran atau pertanyaan "mengapa mereka demikian" maka memaafkan itu tak dapat terjadi. Jika memungkinkan, selesaikanlah dahulu masalah ini dengan adik-adik Anda. Bicarakan mengapa mereka demikian dan betapa Anda merasa sedih jika keluarga Anda menjadi seperti ini padahal Anda sudah berusaha membiayai keluarga sejak dahulu. Selain itu, tetaplah berbuat baik kepada mereka, tidak mendendam dan tidak balik merasa kesal kepada mereka merupakan cara untuk memaafkan juga. Terakhir, tentunya dengan berdoa agar hati adik-adik Anda terutama ibu Anda dapat dibukakan untuk menerima Anda kembali.  

 

Salam.

 

bagaimana jika kejadian buruk yang pernah terjadi bahkan sangat begitu menyakitkan tdk bisa terlupakan bahkan sudah beberapa tahun berlalu. sedangkan kejadi yang membuat kita senang begitu mudah terlupakan.jika seorang teman yang mengatakan kalau saya melukainya, dan dia sngat marah. saya sudah meminta maaf walaupun saya tau bahwa saya tidak melakukannya, dan saat itu dan sampai sekarang kita masih berteman seperti biasanya. akan tetapi, perlakuannya terhadap saya saat menyampaikannya dahulu masih teringat jelas bahkan masih mengingat perasaan yang saya rasakan saat itu, padahal ini sudah berlalu begitu lama. tolong dijawab, terima kasih.

Kirim komentar

Filtered HTML

  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.