Tes Minat Bakat dan Konseling Karir

Terkadang orang menjalani kehidupan ini berdasarkan keinginan yang tidak mendasar.

Pilihan hidup yang ditentukan tidak sesuai dengan potensi, minat, dan bakat yang dimiliki.  Sehingga tidak sedikit orang yang menjalani kehidupannya dengan tidak maksimal. Bahkan cenderung menemui kegagalan. Salah satu penyebabnya adalah karena tidak mengetahui potensi diri. Dampak dari itu semua, orang cenderung menyalahkan orang lain dan lingkungan karena kegagalannya. Mereka tidak sadar bahwa sesungguhnya kegagalan itu muncul karena ketidaktahuan tentang potensi dirinya.
 
Sebagai contoh, siswa SMA yang akan memilih jurusan. Setidaknya ada tiga jurusan yang bisa dipilih, yaitu IPA, IPS, atau Bahasa. Kebanyakan orang tua menginginkan anaknya untuk masuk jurusan IPA meski anak tersebut tidak menginginkannya atau potensi anak bukan di jurusan IPA. Contoh lainnya, ketika anak akan melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi. Selalu jurusan-jurusan yang berhubungan dengan IPA yang kadang “dipaksakan” oleh orang tua. Misalnya kedokteran, teknik, dan lain-lain. Sebenarnya semua jurusan itu sama bagusnya. Harusnya memilih jurusan disesuaikan dengan  minat dan potensi anak. Bukan  karena keinginan orang tua atau karena prestise semata. 
 
Setiap individu adalah the right person yang mempunyai potensi unik masing-masing. Hanya, ada yang kemudian menjadi sukses dan tidak sukses dalam hidupnya. Itu ditentukan oleh apakah individu tersebut
berada di tempat yang tepat (the right place) bagi perkembangan potensi dan minat yang ia miliki, serta  motivasi untuk mencapai sukses tersebut.
 
Untuk anak yang akan memasuki jenjang pendidikan Perguruan Tinggi, jurusan atau bidang studi yang akan dipilihnya akan menentukan masa depannya. Tidak sedikit mahasiswa yang  merasa “salah jurusan” dan akhirnya tidak menyelesaikan kuliahnya. Kasus baiknya, mereka  pindah ke jurusan lain, jika mereka tahu jurusan apa yang cocok bagi mereka. Akibatnya,  masa pendidikan bertambah panjang dan biaya  pendidikan membengkak. Kalaupun anak yang merasa salah jurusan ini menyelesaikan kuliahnya, seringkali mereka tidak bekerja di bidang yang sesuai dengan latar pendidikan. Kondisi ini dapat menimbulkan  ketidakpuasan dan stres  bagi anak itu sendiri maupun orang tua. Oleh karena itu, sebaiknya sebelum anak memilih  jurusan atau bidang studi di perguruan tinggi, mereka perlu mengetahui mengenai minat dan  bakat mereka dan juga mengenai pilihan jurusan atau bidang studi yang mereka minati.
 

Apakah tes minat bakat?

Tes minat bakat adalah serangkaian pemeriksaan psikologi yang meliputi pemeriksaan  kemampuan umum (inteligensi), sikap dan cara kerja, minat, serta kepribadian individu yang bersangkutan.
 

Bagaimana proses tes minat bakat?

Tes minat bakat dilaksanakan lebih kurang selama 4 jam. Terdiri dari tes dan wawancara. Sebaiknya dilaksanakan di pagi hari dan lakukan perjanjian sebelumnya dengan psikolog yang akan mengetes.
 

Apa saja persiapan untuk mengikuti tes minat bakat?

Dikarenakan waktu pemeriksaan yang cukup panjang, diharapkan individu yang akan mengikuti tes minat bakat mempersiapkan diri agar dalam kondisi fit saat melaksanakan tes. Peserta tes dapat mempersiapkan diri dengan cukup tidur di malam sebelum tes dan sarapan pagi yang cukup.
 

Konseling Karir 

Hasil dari tes minat bakat yang diikuti dapat di-follow up dengan mengikuti career counselling (konseling karir). Dalam career counselling, psikolog akan membantu anak untukmemahami aspek-aspek kemampuan umum, minat, sikap kerja, dan kepribadiannya dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi karirnya di masa depan. Psikolog juga akan membantu anak mendiskusikan mengenai pilihan-pilihan jurusan dan karir yang telah dipikirkan oleh anak. 

Komentar

ada nmr telepon yg bisa dihubungi gak?daerah jakarta selatan?

Assalamualaikum wr wb
Bu saya siswi kelas 11 dan sebentar lagi masuk ke kelas 12. Kata guru-guru ancang ancang jurusan itu perlu ditata dari kelas 2 SMA sedangkan saya masih belum punya gambaran mau jurusan apa. Menurut guru-guru dan teman teman sekitar setelah melihat bakat saya mereka merekomendasikan jurusan FDB (fashion Design and Business) atau jurusan lain yang berurusan dengan design. Tapi permasalahannya adalah prospek kerjanya nanti yang "katanya" tidak jelas. Apalagi orangtua yang menentang keras jurusan tersebut. Saya diberi rekomendasi untuk masuk jurusan arsitektur saja sedangkan saya lemah di bidang fisika dan matematika. Apakah bisa seorang calon mahasiswa yang lumayan berminat di bidang design tapi lemah di ilmu dasarnya arsitektur? Terimakasih bu...

wassalamualaikum wr wb

Assalamualaikum Warahmatullah... saya mau tanya.. cara untuk mengikuti tes kemampuan bakat caranya gimana ya?

terimah kasih atas perhatiannya

salam sejahtera buat semuanya, saya ingin menanyakan bisakah kita bekerja sama, saya ingin agar anak didik saya yg berjumlah ratusan murid sma dpt mengetahui minat dan bakat mereka setelah lulus nanti, kemudian berapakah biayanya, terimakasih (salam hormat jimi)

Selamat siang ibu,

Saya ingin berkunsultasi bu, saya sudah sangat sering mengikuti psikotes dan banyak diantara tertersebut yang lulus. Baik itu perusahaan besar maupun perusahaan kunsultan IT yang belum tenar.
Tetapi begitu masuk ke tahap interview saya selalu gagal. saya menjadi bingung sendiri, apakah ada yang salah dari diri saya?
Saya juga lulusan Universitas Swasta IT di bandung yang cukup di perhitungkan.
Padahal saya berpakaian rapi, tidak terlalu gugup, ketika di tanya saya menjawab dengan jujur dan di minta untuk memperkenalkan diri dengan bahasa inggris juga saya dapat memperkenalkan diri saya dengan baik.

Apakah ada yang salah dengan diri saya bu?
Mohon saran nya bu, karena saya sudah sedikit frustasi untuk mencari kerja bu.
Sebelumnya saya ucapkan banyak Terimakasih bu :)

selamat pagi mau tanya kalau mau mengetahui kita lebih pantes bekerja di bidang hiburan atau sebagainya caranya bagaimana?

mau sharing masalah anak saya yang katanya suka dan ingin masuk jurusan IPA namun keputusan sekolah mengharuskan anak saya masuk IPS karena nilai akademisnya tidak mencapai syarat masuk IPA (karena tidak pernah bimbel sama sekali). Anak saya berkata bahwa dia benar-benar mau jurusan IPA dan yakin bisa setelah temannya pernah mengajarinya (saat ulangan yang lalu). bagaimana solusinya ya bu?

Kirim komentar

Filtered HTML

  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.