Hadapi Perceraian dengan Positif

Kategori: 
Topik: 

Perpisahan tentu saja menjadi momen yang sulit dihadapi oleh seseorang. Baik perpisahan melalui kematian ataupun perceraian. Bahkan perpisahan sendiri bisa memberikan trauma tertentu bagi seseorang, termasuk perceraian. Oleh karena itu, diperlukan persiapan agar kita bisa menghadapi perceraian secara positif. Persiapan itu antara lain persiapan kognitif, persiapan emosi, dan persiapan tingkah laku.

1. Persiapan kognitif

Mencakup hal-hal yang berhubungan dengan pengetahuan dan pikiran kita. Beberapa hal yang dapat dilakukan yaitu:

  • Pengetahuan tentang hukum perceraian: termasuk diantaranya tata cara peradilan, syarat-syarat perceraian, persiapan bukti, serta kebutuhan akan pengacara atau tidak
  • Pengetahuan tentang kondisi finansial: ketahui kondisi finansial saat ini dan kemungkinan kondisi finansial ke depannya, terutama jika nanti harus menjadi orang tua tunggal atau menjadi penanggungjawab biaya anak meski hak asuh tidak dimiliki
  • Pengetahuan tentang kondisi psikologis anak dan diri akibat perceraian: cari tahu melalui artikel atau orang terpercaya (misal: psikolog) mengenai kondisi anak dan diri sehubungan dengan perceraian yang terjadi
  • Pikiran positif mengenai status setelah perceraian: yakini bahwa memang perceraian adalah jalan terbaik yang bisa diambil, lingkungan mungkin masih memandangnya negatif, tetapi jika itu yang baik maka sebaiknya tidak terlalu memikirkan apa yang dikatakan lingkungan terhadap diri Anda.

 

2. Persiapan emosi

Mencakup hal-hal yang berkaitan dengan kondisi emosional diri kita dalam menghadapi perceraian. Akan banyak berkaitan dengan persiapan kognitif. Selagi kognitif kita positif maka akan muncul emosi yang positif juga. Beberapa hal yang bisa dilakukan:

  • Carilah lingkungan yang bisa menerima kondisi Anda secara positif.
  • Berkumpullah dengan teman-teman yang bisa memahami kondisi Anda.
  • Lakukan kegiatan-kegiatan yang bisa menambahkan emosi positif, misalnya berolahraga, menikmati "me" time, dll.
  • Ikuti kelompok self-help seperti milist indosingleparent karena kelompok seperti ini akan memberikan support positif kepada kita dan bisa meningkatkan emosi positif juga, bahwa ada orang lain yang memiliki nasib sama.

 

3. Persiapan tingkah laku

Mencakup tindakan-tindakan yang dapat dilakukan selama proses perceraian terjadi. Beberapa yang dapat dilakukan, antara lain:

  • Lakukan kegiatan positif, seperti olahraga.
  • Selama persidangan, sebisa mungkin hadiri setiap persidangan.
  • Tunjukkan sikap positif kepada pimpinan persidangan, termasuk kepada mantan suami selama persidangan
  • Jangan memaksakan bertemu jika masih dipenuhi amarah kepada mantan

 

Ketika ketiga persiapan ini dilakukan dengan baik, maka akan menciptakan kondisi yang lebih positif selama proses perceraian berlangsung. 

 

Komentar

saya ingin konsul ya... saya seorang laki2 dan menikah tahun 2009 serta dikaruniai 2 org putri msg2 umur 4 dan 5 thn. slm berkeluarga hampir stiap minggu saya dengan istri sll bertengkar dan akhirnya krn tidak tahan saya ingin sekali bercerai. permasalahan tersebut tidak ada hubungannya dengan pihak ke 3. yg ingin saya tanyakan bagaimana sebaiknya setelah bercerai, saya takut edngan perkembangan anak saya krn saya tidak setuju dengan cara istri mendidik anak saya. selama ini yang saya pikirkan adalah:
1. apakah sebaiknya saya yang harus keluar dari rumah sehingga anak otomatis lebih di didik oleh istri
2. apakah istri saya yg harus keluar dari rumah? anak saya yang no 2 sangat dekat dengan istri
3. apakah tetap tinggal 1 rumah atau istilahnya pisah ranjang
saya benar2 tidak ingin anak saya tumbuh dengan sifat seperti ibu nya

Kirim komentar

Filtered HTML

  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.