Menjaga Kesehatan Mental

Kategori: 

 

Menurut WHO, Kesehatan Mental didefinisikan sebagai keadaan dimana individu
merasa sejahtera. 
 
Kesehatan mental yang baik ditandai dengan:
• Kemampuan individu mengetahui potensinya dan memaksimalkan potensi tersebut
• Kemampuan individu mengatasi situasi menekan yang dihadapinya
• Kemampuan individu untuk bekerja secara produktif dan bermanfaat di tempat kerja,
  keluarga, komunitas, dan di antara teman
 
Kesehatan mental merupakan hal yang sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Keduanya
harus sama-sama dijaga. 
 
Dalam hidup, kita memiliki masa-masa dimana kita merasa tertekan, sedih, atau takut.
Seringkali perasaan itu hilang sejalan dengan selesainya permasalahan yang kita hadapi.
Namun terkadang perasaan itu berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Hal itu
bisa terjadi pada salah satu dari kita. 
 
Setiap individu memiliki cara yang berbeda dalam mengatasi setiap masalah yang
dihadapinya. Ada yang bisa bangkit kembali dari kemunduran sementara ada orang
lain yang mungkin merasa terbebani oleh itu untuk waktu yang lama.
 
Kesehatan mental yang kita miliki tidak selalu sama. Dapat berubah karena adanya
perubahan lingkungan serta kita yang terus bergerak melewati tahapan kehidupan
yang berbeda. Dengan adanya perubahan tersebut, maka kita diharapkan mampu
untuk tetap menjaga agar memiliki kesehatan mental yang baik. 
 
Cara praktis yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan mental kita:
 
1. Menerima dan menghargai diri sendiri
Setiap individu itu berbeda dan unik, namun satu hal yang sama adalah tidak ada
individu yang sempurna. Hargai diri kita sendiri. Kenali dan terima kelemahan yang
kita miliki, namun fokuslah pada hal-hal yang menjadi kelebihan kita.  Bersikaplah
lebih realistis terhadap hal-hal yang masih ingin kita ubah dalam diri kita. Jika hal
tersebut dapat diubah, cobalah untuk mengubahnya secara perlahan.   
 
2. Menjaga hubungan baik
Tidak perlu berjuang sendirian saat kita menghadapi suatu masalah. Hubungan keluarga
dan teman yang baik dapat membantu mengatasi tekanan dalam hidup karena dapat
memberikan masukan serta membuat kita merasa diperhatikan. Tetaplah menjaga
hubungan baik dengan selalu bertukar kabar lewat telepon, bertemu, dan saling bercerita.
 
3. Aktif berkegiatan
Aktiflah bertemu dengan banyak orang dan tergabung dalam kegiatan baru 
di lingkungan. Masuklah dalam komunitas, atur pertemuan dengan teman-teman, 
atau ikuti kursus yang dapat membantu kita untuk merasa lebih baik. Ikut kegiatan
yang bertujuan membantu orang lain juga dapat membuat kita merasa dibutuhkan
dan menjadi semakin berharga. Hal ini membuat kepercayaan diri semakin 
meningkat. Aktivitas seperti ini juga membantu kita melihat dunia dari pandangan 
yang berbeda sehingga membantu melihat masalah dari sudut pandang yang lain. 
 
4. Bercerita kepada orang lain
Bercerita mengenai perasaan yang dirasakan bukan menandakan bahwa kita lemah, 
tetapi merupakan bagian dari usaha kita untuk menjaga kesehatan mental. 
Didengarkan oleh orang lain membuat kita merasa didukung dan tidak sendirian.
Mungkin awalnya sulit, namun jika terus dilakukan maka akan terbiasa. Oleh karena 
itu, carilah orang yang anda bisa ajak berbicara dengan santai dan kemukakan apa
yang ada di kepala anda.
 
5. Aktif bergerak
Temukan olahraga yang kita sukai dan mulai lakukan. Latihan pada badan dipercaya
dapat mengeluarkan senyawa kimiawi di dalam otak yang membuat kita merasa 
lebih baik. Oleh karena itu, olah raga teratur dapat membuat kita merasa lebih positif,
membantu konsentrasi, tidur, serta membuat kita merasa dan terlihat lebih baik. 
Bergerak tidak harus dengan olahraga, namun dapat dilakukan melalui kegiatan lain
seperti berjalan di taman, berkebun, atau melakukan pekerjaan rumah tangga. 
Lakukan selama minimal 30 menit, 3 – 5 kali seminggu.
 
6. Lakukan kegiatan yang dikuasai
Melakukan aktivitas yang kita sukai dan minati dapat membantu mengatasi tekanan.
Aktivitas yang disukai adalah aktivitas yang kita kuasai dan dapat membantu kita 
semakin percaya diri serta mengatasi emosi yang kita rasakan. Berkebun, memasak,
melukis, bermain musik, berolah raga merupakan contoh aktivitas yang dapat membantu
kita mengekspresikan diri. Cari aktivitas yang dapat membantu anda. 
 
7. Istirahat
Jika terlalu banyak kegiatan ternyata membuat kita tertekan, maka carilah waktu
untuk istirahat dan santai. Dengarkan tubuh kita sendiri. Jika tubuh sangat lelah, 
berikan waktu untuk tidur. Selain itu lakukan kegiatan seperti mendengarkan musik,
membaca, menonton film, atau mencoba kegiatan baru yang menyenangkan. Anda
juga juga dapat melakukan pengaturan pernapasan, yoga, atau meditasi. Menggunakan
waktu 10 menit untuk istirahat dalam satu hari yang sibuk akan membantu kita mengatasi
tekanan dengan lebih baik. 
 
8. Konsumsi makanan dan minuman sehat
Otak kita membutuhkan nutrisi agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik, seperti organ
yang ada di dalam tubuh kita. Melakukan diet yang seimbang dapat membantu kesehatan 
mental kita karena dapat membantu cara berpikir dan cara kita merasakan sesuatu. Cobalah
untuk mengkonsumsi 5 porsi buah-buahan dan sayuran setiap hari serta minum air putih.
Minimalisir konsumsi minuman berkafein, berkadar gula tinggi, dan alkohol. Hindari makan,
minum alkohol, merokok, dan menggunakan obat-obat terlarang untuk menyelesaikan
masalah atau mengatasi perasaan tidak menyenangkan yang kita alami. Hal seperti itu tidak
akan menyelesaikan masalah, justru sebaliknya akan menciptakan masalah baru.  
 
9. Minta bantuan 
Terkadang kita merasa lelah atau kewalahan saat sesuatu yang buruk terjadi. Saat 
masalah sudah mulai berlebihan dan anda merasa tidak dapat mengatasi, mintalah 
bantuan. Keluarga dan teman merupakan lingkungan terdekat yang dapat mendengarkan
masalah anda. Selain itu anda juga dapat berdoa atau sembahyang. Jika anda mengalami
masalah fisik, pergilah ke dokter. Begitu juga jika anda merasa memiliki masalah psikologis, 
anda dapat berkonsultasi pada psikolog, psikiater, pemuka agama. Jangan malu untuk
meminta pertolongan para ahli demi kesehatan mental yang baik. Setiap orang memerlukan
bantuan dari waktu ke waktu dan tidak ada yang salah dari meminta bantuan. Kenyataannya,
meminta bantuan merupakan tanda adanya kekuatan personal. 
 

Komentar

Suami saya mengalami depresi berat, saya sangat bingung menghadapinya.

Avatar Sarwendah Indrarani

Jika sudah masuk dalam depresi berat, silakan konsultasi langsung dengan psikolog terdekat di kota ibu untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Ibu sendiri dapat berkonsultasi tentang kebingungan ketika menghadapi suami.

Saya sendapat kalau memang 2 hal yaitu mental dan fisik, sangat penting untuk dijaga secara seimbang. Semoga artikel ini bermanfaat.

sobat... bleh gabung????

Sebagai manusia diajarkan untuk beribadah kepada Tuhan yang menciptakan diri kita yang memberi petunjuk, dan yang memberi sehat dan mengujinya dengan sakit. Oleh karena kita adalah makhluk yang lemah yang dicipta Allah dari setetes air mani di dalam perut ibu yang tercinta, maka ketika kita menghadapi sakit seperti DEPRESI dll, coba datang ke ibunda untuk mohon doa dan ampunannya. Kemudian jika sebagai orang Islam, bangun ketika 1/3 malam dengan shalat tahajud. Dalam keheningan bersama istri menangislah di hadapan Allah SWT, mohon ampun dan bertaubat atas dosa yg disadari maupun yang tidak disadari.
Semoga jiwa kita menjadi tenang ketika mengingat Allah dengan berdzikir di malam yang hening. Barakallah, semoga hodup kita berkah. Aamiin.

Kirim komentar

Filtered HTML

  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.