Topik Diskusi untuk Persiapan Pernikahan

Kategori: 
Topik: 

Setiap pasangan yang menikah berharap pernikahan yang sukses, yaitu
pernikahan yang berkualitas dan tahan lama dengan pasangan. Oleh karena
itu, mereka harus mempersiapkan diri untuk menghadapi hal-hal yang tidak
dapat dibayangkan sebelumnya atau di luar harapan mereka. Salah satu cara
yang dapat dilakukan pasangan untuk mempersiapkan diri menjelang pernikahan
adalah mendiskusikan dan membuat kesepakatan mengenai hal-hal dasar
tentang pernikahan serta kehidupan.

Beberapa hal dasar yang perlu didiskusikan oleh pasangan, adalah:
1. Keuangan
    Pasangan yang akan menikah perlu untuk mendiskusikan keuangan mereka
    dan bagaimana mereka dapat menangani masalah finansial seperti halnya
    pasangan yang sudah menikah.
 
2. Agama, suku, ras, dan kebangsaan
    Individu perlu memperhatikan agama, suku, ras dan kebangsaan dari calon pasangan.
    Hal ini terjadi karena dapat muncul masalah-masalah khusus yang berkaitan dengan
    agama, suku, ras dan kebangsaan. Selain itu, mereka diharapkan dapat mencari solusi dari
    masalah tersebut sebelum mereka menikah.  

3. Anak
    Meski belum menikah, pasangan dapat mendiskusikan tentang anak. Mereka
    dapat mengetahui lebih lanjut tentang perasaan dan sikap pasangan mengenai
    memiliki serta mengasuh anak.

4. Tempat tinggal
    Pasangan yang akan menikah perlu mempertimbangkan tempat tinggal mereka.
    Beberapa pasangan akan tinggal bersama keluarga dan pasangan yang lain memilih
    tinggal sendiri. Diskusi diantara pasangan dapat membantu memahami perasaan
    masing-masing terhadap topik ini.

5. Peran laki-laki dan perempuan
    Pada jaman sekarang ini, pasangan perlu mendiskusikan pandangan mereka tentang
    peran laki-laki dan perempuan. Apakah mereka mempertimbangkan laki-laki untuk
    mencari penghasilan dan perempuan tinggal di rumah. Adanya diskusi tentang hal
    ini dapat mengklarifikasi ide mereka dan memahami pandangan yang berbeda.

6. Keluarga masing-masing pasangan
    Keluarga besar turut mempengaruhi nilai-nilai dan motivasi untuk melakukan suatu
    tindakan dalam diri individu. Misalnya, mempertimbangkan calon pasangan dengan
    melihat asal usul, pendidikan, dan kebiasaan yang ada pada diri dan keluarga calon
    pasangan. Ketika dua individu yang berasal dari keluarga dengan nilai-nilai dan
    kebiasaan-kebiasaan yang bertolak belakang menikah, dapat diprediksi akan timbul
    konflik jika keduanya tidak dapat saling memahami dan menerima perbedaan
    tersebut.

Pasangan perlu mendiskusikan semua hal tersebut agar dapat mengurangi munculnya
konflik dan menyesuaikan diri lebih baik satu sama lain setelah menikah. Jika mampu,
pasangan bisa menghubungi konsultan atau psikolog untuk mendapatkan pelatihan atau
konseling pranikah.
 

Kirim komentar

Filtered HTML

  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.